lama sekali rasanya tidak menulis. aku memang bukan tipe orang yang gemar menulis, aku lebih gemar bercerita langsung dengan segala raut di wajahku dan semangat yang berapi-api saat bercerita. namun, kali ini aku akan menulis tentang kamu. 25 years old superb man. yes, definitely.
seorang pria yang selalu membuat hati ini bangga setiap melihat dirinya. seorang pria yang hatinya selalu menjadi peneduh segala suasana.
seorang pria yang punya banyak sekali rencana, dan selalu membuatku terkesima akan rencana-rencananya. ide-ide brilliant selalu terpancar dari dirinya. senyuman pun tak berhenti tercurah dari wajahku, kamu sungguh hebat sayang. sungguh.
banyak sekali hal yang kamu ajarkan padaku. yang menyadarkan aku bahwa aku ini hanyalah seorang gadis kecil bodoh yang sangat clueless dalam menjalani hidup.
begitu banyak kesalahan yang aku buat, tapi kamu selalu ada disampingku, memberikan sejuta pelajaran kepadaku. membuat aku sadar dan selalu berusaha menjadi lebih baik dan lebih baik lagi.
masih lekat dengan jelas bagaimana kamu selalu membuatku merasa sebagai gadis paling beruntung di dunia ini. kamu selalu memberikan semangat ketika aku jatuh. kamu selalu menjadi alasan hingga aku dapat bangkit kembali. kamu selalu memberikan dukungan terbaik untuk apa yang aku lakukan.
kamu adalah pria yang selalu melakukan hal yang tepat di waktu yang tepat pula. entah bagaimana kamu bisa seperti itu, aku pun tak mengerti. namun, semakin jelas saja, kamu pria yang sungguh hebat.
kecerdasanmu sungguh membuatku jatuh hati, selalu jatuh hati, bahkan semakin jatuh hati. aku selalu menikmati pembicaraan kita, dari obrolan sehari-hari sampai perdebatan antara kita. kecerdasanmu luar biasa, luar biasa.
bersamamu aku belajar bahwa kita harus bergantian sifat dalam hubungan. ada kalanya aku harus menjadi dewasa, dan ada kalanya aku bisa bermanja-manja.
sungguh kamu orang yang kaya. kaya akan hal-hal yang membuatku belajar. belajar dan terus belajar. kamu memang pribadi yang baik, sungguh baik. karena kamu tidak hanya memberikan kebaikan, tapi juga mengajarkanku untuk dapat berbuat baik dan menjadi lebih baik.
bersamamu pula dunia ini menjadi lebih luas dari apa yang selama ini aku kira. kamu membuka keragaman yang selama ini tak pernah aku hiraukan. aku seperti katak dalam tempurung, namun kamu datang seperti pahlawan. membawaku keluar dari duniaku selama ini. membuka pintu yang tertutup selama ini.
caramu menerima segala kekuranganku, membuat aku bisa mencintaimu seutuhnya, hingga kekuranganmu. kamu membuat konsep “perfect in imperfection” menjadi sebuah hal yang benar dapat diaplikasikan di kehidupan nyata.
dan kamu, orang pertama yang mengajarkan aku bahwa akan selalu ada jalan untuk hal yang kita inginkan di dunia ini. kamu juga orang pertama yang mengembalikan aku ke kehidupan yang benar. pergi dari kelamnya masa muda yang aku lewati selama ini. pergi dari kesenangan fana yang tidak akan menghasilkan apa-apa nantinya.
tiada kebahagiaan yang lebih dari sholat berjamaah bersamamu, lalu mencium tanganmu setelahnya. mendengar ayat-ayat suci yang kamu bacakan dalam sholat. lalu menatapmu dari belakang setelah selesai salam.
kamu juga membuka mataku tentang bagaimana seharusnya persahabatan itu. apa yang harusnya dilakukan oleh seorang sahabat, dan apa yang harusnya tidak dilakukan. melihatmu dan sahabat-sahabatmu membuatku benar-benar tersadar. sungguh menginspirasi.
kemudian mimpi-mimpimu, bayangan dan rencanamu tentang masa depan. sungguh membuatku ingin menjadi bagian dari itu semua. kamu benar-benar mempesona!
kamu, Rino Iman Maizar!


















